NAMA :
NURUL WARDAH
NIM :
11261202828
KELAS :
V E
MATA KULIAH : STUDI AL-QUR’AN/TAFSIR AYAT PSIKOLOGI
SEJARAH
PERKEMBANGAN ULUMUL QUR’AN
Sejarah ulumul qur’an, sebagaimana
rumusan az-Zarqani, dapat diklasifikasikan menjadi 3 tahap perjalanan sebagai
berikut:
1. Sebelum
Masa Kodifikasi
Dimasa
Rasul saw dan para sahabat, ulumul qur’an belum dikenal sebagai sebuah ilmu
yang berdiri sendiri dan tertulis. ulumul qur’an belum dikodifikasikan karena:
a. Pada
umumnya para sahabat adalah ummi
(tidak dapat membaca dan menulis), bahkan kurang mengenal adanya bacaan dan
tulisan.
b. Alat-alat
tulis tidak banyak terdapat dikalangan mereka sehingga mereka menulis pada
pelepah kurma, tulang belulang, kulit binatang dan semacamnya. Karena itu tidak
mudah bagi mereka untuk membukukan apa yang mereka dengar dari Rasul saw.
c. Mereka
dilarang menulis sesuatu selain Al-Qur’an karena dikhawatirkan tercampur aduk
dengannya.
d. Sahabat
adalah orang arab asli, sehingga mereka dapat menikmati Al-Qur’an secara
langsung dengan ketulusan jiwa, juga dapat menerima, menyerap dan menyampaikan
Al-Qur’an dengan cepat.
Oleh karena itu, pada masa ini ulumul
qur’an tidak ditulis.
